Rabu, 29 Mei 2013

LOMBA CIPTA MENU


LOMBA CIPTA MENU
BERAGAM BERGISI SEIMBANG DAN AMAN (B2SA)



Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2013 Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutana Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan Lomba Cipta Menu tingkat Kabupaten yang akan diikuti oleh 12 peserta dari Tim Penggerak PKK Tk. Kecamatan. Peserta  lomba  akan  menyajikan  menu  makanan  dalam  bentuk display. Menu yang disajikan adalah menu beragam, bergizi seimbang, dan aman berbasis sumber daya lokal yang dapat diterapkan sebagai menu keluarga sehari-hari, dan bukan hanya pada saat lomba saja.
           


Sebagai  tema  pelaksanaan  lomba cipta  menu  tingkat  kabupaten ini, kita untuk  mengangkat  kembali  citra  makanan  khas  daerah  yang  selama  ini kalah bersaing dengan makanan modern (fast food), maka dipandang perlu untuk mengembangkan menu B2SA (Beragam Bergizi Seimbang dan Aman) – juga Halal -  yang berbasis pada kearifan lokal, dimana menu yang diciptakan dengan memodifikasi/menggunakan resep makanan khas daerah, yakni menu utama yang terdiri dari sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang disesuaikan dengan prinsip beragam, bergizi seimbang, dan aman. Adapun pangan sumber karbohidrat  tetap  menggunakan  pangan  lokal  selain  beras  dan  terigu untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras sebagai pangan pokok dan mendorong penggunaan pangan lokal seperti jagung, sorghum, jawawut, singkong, ubi jalar, sagu, ganyong, sukun, pisang, dan sejenisnya dengan tetap memperhatikan prinsip B2SA.


Kegiatan lomba dengan tema tersebut dimaksudkan untuk menggali potensi makanan khas daerah dalam rangka   mendukung konsumsi pangan  B2SA. Beberapa makanan khas daerah yang sudah dikenal masyarakat khususnya di Kulon Progo, diantaranya: gudeg, geblek,  growol dan makanan khas lainnya. Menu  tersebut harus tetap  dilestarikan namun  perlu dikembangkan dengan memanfaatkan pangan sumber karbohidrat selain beras dan terigu dengan tetap memperhatikan prinsip beragam, bergizi seimbang, dan  aman.  Melalui  lomba  tersebut  diharapkan  masyarakat  dapat  berkreasi untuk menciptakan/modifikasi resep dari aneka makanan khas daerah  yang beragam,  bergizi  seimbang,  dan  aman serta menyajikannya  dalam susunan menu keluarganya sehari-hari.

           
Saat ini kita merasa bangga bahwa konsumsi pangan (beras) kita sebesar 79,2 kg/kapita/tahun turun dari tahun-tahun sebelumnya sebesar 83,09 kg/kapita/tahun. Penurunan konsumsi pangan (beras) tersebut tentu tidak lepas dari keberhasilan sosialisasi B2SA yang telah dilaksanakan baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa. Untuk itu ijinkanlah kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam rangka sosialisasi B2SA, khususnya kepada ibu-ibu Tim Penggerak PKK Tk. Kecamatan / Desa. Demikian juga skor Pola Pangan Harapan (PPH) tahun 2012 mencapai 89 naik dari tahun sebelumnya yang baru mencapai 86,7. Namun demikian disparitas PPH antar wilayah/desa memang cukup tinggi, wilayah pertanian skor 90,8 – wilayah perikanan 81,1 dan wilayah lainnya 83,5. Oleh karena itu sosialisasi B2SA ini terus menerus perlu dilakukan kepada warga masyarakat, terlebih lagi bagi ibu hamil dan menyusui karena perkembangan otak akan mencapai 90% pada 1000 Hari Pertama Kelahiran maka Gerakan B2SA dan Gerakan 1000 HPK perlu disinergikan untuk mewujudkan generasi yang SEHAT dan CERDAS.



Berdasarkan data Neraca Bahan Makanan (NBM) Kab. Kulon Progo tahun 2012, ketersediaan  energy kita sebesar 3.148 kkal/kapita/hari terdiri dari energy nabati 2.810 kkal/kapita/hari dan energy hewani 608 kkal/kapita/hari. Ketersediaan energy cukup aman dari kebutuhan actual sebesar 2.200 kkal/kapita/hari. Sedangkan ketersdiaan protein mencapai 155,04 gr/kapita/hari (nabati 55,68 kkal/kapita/hari dan hewani 99,36 kkal/kapita/hari), angka ketersediaan protein juga cukup aman dari kebutuhan actual sebesar lebih kurang 55 gr/kapita/hari.


Adapun tujuan diselenggarakannya Lomba Cipta Menu B2SA Berbasis Makanan Khas Daerah adalah  untuk :
1.   Meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan B2SA untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
2.  Mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat pada umumnya dan ibu rumah tangga khususnya dalam memilih, menentukan, menyusun, dan menciptakan  menu  B2SA  berbasis  sumber  daya  lokal  dengan  pangan sumber karbohidrat selain beras dan terigu.
3.      Membangun budaya keluarga dan masyarakat untuk mengonsumsi aneka menu makanan khas daerah sesuai prinsip B2SA, antara lain melalui pemanfaatan hasil pekarangan.
4.  Mengangkat citra makanan khas daerah agar dapat digemari   dan mampu bersaing dengan makanan modern.

Pada lomba cipta menu tahun 2013, penilaian terhadap peserta dalam bentuk kategori juara umum dan penghargaan khusus dalam rangka meningkatkan kreativitas pengembangan makanan khas daerah, yaitu :
A.     Penilaian Kategori  Umum  Lomba  Cipta  Menu  B2SA  Berbasis  Makanan Khas Daerah.
B.      Penilaian Kreativitas Pengembangan Makanan Khas Daerah, meliputi:
1.      Penilaian Kreativitas Pengembangan Resep Menu Makanan Utama
2.      Penilaian Kreativitas Pengembangan Resep Lauk Pauk
3.      Penilaian Kreativitas Pengembangan Resep  Sayuran  atau Buah- Buahan
4.      Penilaian Menu Sarapan
5.      Penilaian Menu Komersial
6.      Penilaian Penampilan, Penyajian, dan Cita Rasa


Peserta dengan Penilaian Kategori  Umum  Lomba  Cipta  Menu  B2SA  Berbasis  Makanan Khas Daerah terbaik nantinya akan mewakili Kabupaten Kulon Progo untuk mengikuti Lomba Cipta Menu Tk. Propinsi DI Yogyakarta. Kita semua sangat berharap peserta dari Kulon Progo nantinya dapat mewakili penilaian Lomba Cipta Menu Tk. Nasional mewakili DI Yogyakarta


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar